Arisan Sound Mini Pertahankan Budaya Lokal dan Mempererat Silaturahmi

INDONESIASATU.CO.ID:

BONDOWOSO - Di Bondowoso ada salah satu kegiatan budaya unik di kalangan masyarakat setempat.Untuk masyarakat Bondowoso pasti sudah tidak asing lagi dengan adanya kegiatan budaya sound mini.Mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa sangat gemar menonton budaya yang satu ini. Agar budaya ini tetap digemari, maka beberapa tim mengadakan arisan sound mini.

Menurut Aspid baini, salah satu pemain sound  mini dari tim Abu sayap, bahwa arisan tersebut diikuti empat tim. Masing-masing adalah Abu sayap, WANADA, AJS Curahkebo, dan MSB Maesan. "Meski hanya empat tim, tapi kami herharap tetap  menjadi wadah agar budaya lokal senantiasa dikenal," katanya, minggu (11/3).

Acara yang dilaksanakan tiap dua minggu sekali ini sudah berjalan sudah satu putaran. Setiap kali acara ini dilaksanakan masyarakat berbondong-bondong untuk menyaksikan. "Penontonnya ratusan, bahkan hampir seribu," kata salah seorang  penonton yang enggan disebutkan namanya.

Budaya sound mini ini mulai dikenal sejak tahun 2016 ,tetapi untuk arisannya baru dimulai februari 2018.Sound mini merupakan budaya melakukan gerakan koreografi sambil berjalan oleh satu tim dengan menggunakan miniatur sound sistem. Miniatur  tersebut juga diangkut menggunakan miniatur truk, dan ditarik oleh beberapa orang. Dengan menyetel lagu tertentu tim yang terdiri dari sepuluh atau lebih melakukakan gerakan yang sangat kompak di belakangnya.

Dan budaya ini sangat digandrungi masyarakat.Karena menurut Badrus surur salah seorang penggagas arisan sound mini ini mengatakan," budaya ini bisa mempererat tali silaturahmi antar masyarakat."Bahkan setiap desa memiliki tim sound mini, kadang sampai dua tim dalam satu desa. Dan setiap tahun pasti ada banyak  perlombaan sound mini di beberapa tempat di Bondowoso.(Hendro B.L)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita