POLRESTA malang kota berhasil meredam aksi anarkisme massa

INDONESIASATU.CO.ID:

Malang- Berdasarkan laporan dari intelejen bahwa akan terjadi aksi massa besar-besaran yang akan melakukan kerusuhan,pembakaran dan penjarahan di beberapa tempat di malang.Bahkan akan ada mobilisasi massa dari luar kota.

Kapolresta malang kota melaporkan kepada Kapolda jawa timur bahwa telah terjadi kerusuhan di beberapa tempat yaitu pertokoan Ramayana dan pasar besar malang.Dengan persetujuan dari Kapolda akhirnya Kapolres menetapkan status SISMPAMKOTA mulai berlaku.

Kapolres memerintahkan Kaden Gegana untuk menerjunkan Subden anti anarkis Den gegana untuk melakukan penindakan aksi rusuh massa sesuai perkap I/10/2009.

Kerusuhan massa ini terjadi karena ada komplain dari sekelompok massa pendukung salah satu calon Pilkada yang tidak terima dengan hasil penghitungan suara oleh komisioner KPU.Suasana makin tidak terkendali dan akhirnya Polres menurunkan Dalmas.Massa berhasil mendorong Tim Dalmas mundur dan Tim Dalmas lanjut diturunkan.Anarkisme massa semakin mencekam dan semakin tidak terkendali serta mulai ada pelemparan batu ,air ,pembakaran ban.Untuk mengatasi situasi Kapolres malang kota memerintahkan PHH masuk dan massa berhasil dibubarkan.

Itulah tadi sekilas gambaran skenario yang terjadi pada kamis 31/1/2018 yaitu rangkaian simulasi latihan  SISPAMKOTA dalam rangka pengamamanan Pilkada serentak tahun 2018.Rangkaian latihan yang dimulai  pukul 08.00 pagi 31/1/2018 ini di hadiri Forpimda dan instansi terkait.Walau sempat turun hujan rintik-rintik tetapi rangkaian latihan berjalan dengan lancar.

Latihan ini juga untuk menunjukkan kesiapan Polresta malang kota beserta jajarannya dalam mengamankan Pilkada serentak 2018 di kota malang. (Hendro B.L )


Download : Rangkaian latian Polresta malang kota dalam rangka SISPAMKOTA pengamanan Pilkada serentak 2018
*telah didownload: 0 kali

Index Berita