Tukang becak yang Kehilangan Pompanya, Dapat Santunan dari Humas Polres Malang Kota

WARTAJATIM.COM: MALANG  -Seorang tukang becak bernama  Sugianto atau panggilan akrabnya Tukijan (93) , mungkin terbiasa sehari-hari kena panas terik matahari dijalan dan tidak pernah membayangkan bisa makan dengan nyaman di ruang yang sejuk ber-ac juga dikelilingi Polwan yang cantik-cantik.

Pagi sekitar pukul 10.00 , jum"at 2/2/2018 mendadak tukang becak ini dihampiri aparat kepolisian ditempatnya biasa mangkal di RS.Syaiful anwar malang dan diajak ke ruang Kasubag Humas Polres malang kota.Ternyata tujuan aparat menjemputnya adalah memberikan santunan kepada bapak Tukijan.

Menurut Kasubag Humas Polres malang kota Ipda Ni made seruni marhaeni SH ,mereka mengetahui di medsos facebook ada info tentang seorang tukang becak yang kehilangan alat pompa bannya.Mengetahui hal tersebut Kasubag humas memerintahkan 2 orang anggotanya, Aipda Galih dan Bripda Polwan Merisa untuk mencari tukang becak tersebut.

Setiba di ruangan Kasubag humas bapak tukijan diajak sarapan bareng dengan anggota.Sambil sarapan tukang becak yang telah menarik becak sejak tahun 1970 ini menceritakan klo dia hidup seorang diri karena istrinya telah meninggal beberapa tahun yang lalu. Sehari-harinya hasil dari menarik becak untuk menghidupi 5 orang cucunya,sedangkan anak-anaknya yang telah menikah tidak pernah menjenguknya.

Sebelum pulang bapak tukijan mendapatkan sumbangan berupa pompa ban yang baru sebagai pengganti pompanya yang hilang juga sembako dan santunan berupa uang.

Menurut Kasubag humas , santunan berupa uang itu sedikitnya bisa untuk meringankan beban sehari-harinya karena tidak setiap hari bapak tukijan mendapatkan hasil dari mengayuh becaknya. ( Hendro B.L )

 


Download : Humas Polres malang kota membantu bapak tukijan membetulkan ban becaknya
*telah didownload: 0 kali